Postingan

Belajar Bahasa Inggris

Gambar
I was read an article in the Ollie's blog. She writes all the article in his blog with full of english. I started to translate them all. there're so many word that I don't know what's the meaning. And I'm so happy to know, because I can study from that.  the word that I learn is: Outfite --> pakaian melting pot --> tempat bercampur, it's mean the place that many people from many ethnic live together relief --> bantuan, i think it's synonym with help laid back --> santai, bit by bit --> sedikit demi sedikit recite --> membaca, maybe it's use when we talk about the religion. example: I recite an ayah from Al-Quran (Saya membaca satu ayah Al-Quran). choked --> tersedak, kaget sipping --> menghirup, from sip --> hirup ponder --> merenung venue --> tempat, Olympic venue --> tempat berlangsungnya Olimpiade let's stick --> mari kita hitung. And the conclusion is my english so worse.. So naive if I think ...

Scary Love

Gambar
by Elva N.S  Siang yang cerah, langit biru yang disapu dengan awan tipis membuat suasana hari ini sangat cocok untuk bersantai. Sekedar membaca buku di taman atau berbaring di padang rumput danmenikmati keindahan alam ciptaan sang Maha Pencipta mampu membuat pikiran menjadi relaks. Begitu pula suasana di kampus siang ini. Banyak mahasiswa yang duduk-duduk di taman berkelompok, tengah asik mendiskusikan sesuatu. Beberapa yang lain lebih memilih merapat di kantin kampus untuk mengisi perut keroncongan yang belom diisi sejak pagi. Di beranda kampus aku menjumpai Pram tengah asik dengan tabletnya. Setiap lekukan di wajahnya, sorot matanya yang menunjukkan ketegasan dan senyumnya yang mempesona. Sungguh pemandangan yang sangat sempurna, hingga aku tak mau lekas beranjak dari posisi ini. “Serius banget!” sapaku. “Oh.. Hey?” balasnya, “Tidak ada kerjaan, dan males pulang.” Sedetik kemudian dia tertawa sambil memelototi layar tabletnya, sedangkan aku hanya melihatnya dengan tatap...

My Country, Trenggalek

Gambar
Sudah sejak lama sebenarnya saya ingin menulis beberapa patah kata tentang Trenggalek. Tetapi karena terlalu banyak kegiatan (baca:malas) yang menghadangku maka tulisan ini baru saya tulis tadi malam. Ya tentu saja dengan banyak beralih pada hal lain, facebook misalnya dan novel romantis yang sedang saya baca. Sebuah novel yang ku pinjam dari kakak kos berjudul The Sadness Winter in Korea . Sudah dapat ditebak dimana setting novel ini berada. Orang Indonesia memang sedang demam korea, bahkan banyak novel-novel yang orang Indonesia tulis mengambil setting di korea atau Negara lain. Betapa sedikitnya rasa cinta tanah air dari orang Indonesia sekarang. Saya sebagai orang Indonesia merasa turut prihatin atas keadaan ini. Saya mencoba menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan melihat kelebihan apa yang dimiliki oleh negaraku, terutama kotaku sendiri, Trenggalek. Setidaknya siapa lagi yang cinta akan negaraku, kotaku, dan desa tempat kelahiranku selain saya sendiri sebagai anak bangsa. Karena...

INDONESIA UNTUK DUNIA

Gambar
Mini bus yang kutumpangi sudah memasuki wilayah kabupaten Malang. Liburan lebaran yang menyenangkan batinku, dan kini aku harus kembali ke rutinitas semula sebagai mahasiswa perantau. Kali ini aku menaiki kendaraan yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan untuk para pemudik yang akan kembali ke kota perantauan. Dishub menyediakan 4 buah bus, 3 bus mengantar para pemudik dengan tujuan Surabaya dan hanya 1 bus dengan tujuan Malang. Tidak hanya gratis, tapi fasilitasnya juga sangat nyaman. Selain ber-AC, full music (baca: Evie Tamala "Aku Rindu Padamu"), dan dapat konsumsi gratis. Jadi saya berangkat ke Malang dengan perasaan terhormat. Hahaa Kedatanganku ke Malang saat ini terasa berbeda dengan kedatangan-kedatanganku yang sebelumnya, menyisakan kenangan tak terlupakan. Bahkan hatiku masih bergetar jika mengingat saat-saat itu. Kebersamaan, persahabatan, canda, tawa, semua seakan belum berakhir, masih terus menari-nari di otakku. Mereka selalu menyapaku di setiap terminal ...

KU TITIPKAN CERITAKU DI JOGJA

Gambar
I’m fully enjoying Jogja, very, karena Jogja membuatku bertemu denganmu   Alunan lagu Evie Tamala mengiringi laju bus yang membawaku menuju tanah para raja itu, Jogja. Kota yang pernah menjadi ibu kota bangsa Indonesia dan kota yang selalu menghantui anganku akan suasananya. Suasana yang mengatakan bahwa Jogja adalah rumahku sendiri, tempat kelahiranku, hembusan nafasku, dan disanalah kelak aku akan kembali. Jogja adalah aku sejak pertama kali aku mengenalnya. Jogja dan inilah aku. Sambutan pagi hari di kota Jogja adalah bus Trans Jogja. Ternyata tidak hanya Jakarta yang memiliki Busway, Jogja juga tidak mau kalah dalam hal system transportasi. Transjogja mungkin sama peranannya dengan angkot di kota-kota lain, seperti Malang dan Surabaya. Dengan biaya yang terjangkau, 3000 untuk sekali jalan, penumpang tidak hanya diantarkan tepat sampai tujuan tetapi juga diberikan fasilitas kenyamanan yang maksimal, seperti tempat duduk yang nyaman plus AC. Tidak hanya itu,...

MADURA

Gambar
Madura, pulau panas dan masyarakatnya yang kasar. Diperburuk dengan listrik yang belum masuk desa. Terdapat kebuadayaan carok dimana laki-laki yang mencuri istri orang akan digorok (baca: dipenggal) kepalanya dengan celurit. Tidak ada tanda-tanda keramahan dari masyarakat Madura. Itulah yang aku pikirkan dari pulau Madura. Namun pikiran itu satu persatu mulai runtuh setelah aku melihat sendiri kondisi social geografis Madura. Pemikiran dimana pulau Madura adalah pulau tandus dengan tidak adanya tumbuhan di kanan kiri jalan digantikan oleh pemandangan pohon cemara dan keeksotisan laut yang menawan dan mampu menghentikan nafas saya untuk beberapa detik. Masyarakatnya yang ramah membuat semua penilaian sepihak saya sama sekali tidak terbukti. Ya, perjalanan ke Madura tidak seburuk yang saya bayangkan. Disinilah saya, di atas tanah Madura, tepatnya di Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, 5 jam perjalanan dari kota Surabaya. Kabupaten yang dikenal dengan masyarakat teramah di Pulau Madu...

Brownies Kukus Rumahan Rasa Amanda :)

Gambar
Brownies dapur Elva :) Iseng-iseng yang kesekian kali ini membuahkan hasil sebuah kue yang gak kalah yummy dengan cake pisang kukus. Coklat yang sudah kita kenal sejak masih ingusan kini bisa kita nikmati dalam bentuk kue.Jadi penasaran siapa orang pertama yang punya inisiatif membuat kue brownies. Salut deh buat mbak, mas, om, dan tante itu. Tak heran jika sekarang kue Brownies menjadi salah satu kue paling diminati masyarakat di dunia yang tua, muda, kakek nenek, om tante, bapak-ibu. Rasanya yang manis, gurih, legit, dengan rasa coklat yang kental membuat mulut kita tak mau berhenti untuk menikmati kue ini hingga potongan terakhir. Hm.. Bikin ngiler nih. Nah, udah gak sabar kan untuk mengetahui resep Brownies kukus yang legit ini. Cara membuatnya tak seribet yang dibayangkan. Dengan bahan-bahan yang bisa didapatkan di toko-toko terdekat, tidak menjadi alassan lagi kalau Brownies kukus sulit dibuat. Tidak menggunakan oven, cukup membutuhkan dandang untuk mengukus adonan Bro...